Bijak menjadi WARGANET.


Assalamualaikum w.w. 

Mohon diperhatikan dengan Saksama bahwa di antara kita harus bertanggung jawab atas Risiko sebagai Warganet, dalam membagikan informasi dari Laman berita. Sebaiknya dibaca dahulu sebelum kalian melakukan Salin rekat, apakah situs itu begitu kredibel sehingga perlu kita bagikan atau apakah berita tersebut memang benar adanya sehingga kita perlu cek ulang. Karena berita yang tidak baik akan selalu berkembang biak jika kita bagikan kepada Warganet semuanya. 

Orang tua juga tentunya harus selalu menjaga atau mengawasi anaknya dalam penggunaan Gawai jika belum mampu menimbang mana yang baik dan yang buruk di dunia Warganet yang semakin hari kian liar dan tak terkontrol ini, tidakkah kita merasa waswas? Selalu beri Nasihat yang baik kepada anak kita bagaimana menggunakan Gawai yang baik. Tanamkan juga untuk sesekali meLuringkan media sosial agar mereka dapat bergaul antarteman di sekolah atau di rumah. Dan bagi orang tua yang memiliki Pramusiwi di rumahnya, sebaiknya selalu kontrol mereka dalam tugasnya apakah ia selalu bermain gawai saat bekerja atau malah bermain-main dengan media sosial. Juga jangan terlalu mengekang mereka, karena bersosial media juga tidak dilarang oleh pemerintah. 

Bagi Sekolah-sekolah, sebaiknya adakan juga kerja sama antarsekolah dalam memberikan edukasi bagaimana menggunakan medsos yang baik, agar tercipta generasi muda yang bermartabat di kemudian hari. Bila perlu adakan ekstrakurikuler yang berhubungan dengan media sosial jika itu memang sangat diperlukan, meskipun sejauh ini mungkin belum terlihat.

Di samping itu, gawai bisa jadi bermanfaat dan bisa jadi tidak bermanfaat. Orang yang pandai akan memanfaatkannya dengan lebih baik lagi, entah untuk berbisnis, atau belajar Alquran melalui Alquran digital. Bagi orang yang rajin mereka juga akan memasang alarm Azan untuk mengingatkan waktu-waktu beribadah wajib. Kadang merasa miris jika anak-anak kita yang dalam masa pertumbuhan suka dengan yang namanya Swafoto. sedikit-sedikit Swafoto, mau ngapain harus Swafoto dulu. Dalam memahami hal semacam ini, memang perlu kita belajar pada orang yang lebih berpengetahuan. Jika tidak belajar dari mereka, meskipun kita tahu secara otodidak, orang yang jahil akan selalu dapat meragukan pengetahuan kita dan membuat tersesat. Bisa diibaratkan seperti seorang tunanetra yang memakai kacamata. 

Sebarkanlah informasi atau berita yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan menyebarkan informasi yang juga belum jelas kebenarannya. Jangan mudah tertipu oleh Merek sebuah situs besar, kita juga perlu dengan sangat hati-hati menimbang dan menimbang informasi yang akan kita bagikan agar tidak berdampak buruk di kemudian hari. Lihat juga Laman tersebut apakah memiliki alamat Pos-el yang jelas. 

Jika mempunyai KTP-el, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya karena sistem pada KTP-el adalah menggunakan jaringan iternet yang siapapun dapat melakukan hal-hal yang dapat membahayakan kita. Meskipun kita memiliki orang-orang yang pandai di Peladen pusat, tentunya kita juga harus hati-hati. 

Tulisan di atas adalah apa yang saya dapat di grup kepenulisan sekitar sesudah Zuhur tadi mengenai PUEBI dan beberapa kata baru yang perlu kita tahu, lalu saya kembangkan menjadi seperti yang tertulis di atas. Di samping untuk menambah pengetahuan juga sebagai cara belajar yang tidak membosankan, menurut pendapatku pribadi.

Sebagai tambahan, jika kita sedang melakukan Daring di media sosial, sebaiknya harus diperhatikan saat menutupnya, apalagi saat memakainya di luar, seperti warnet atau dimanapun. Perhatikan apakah akun kita sudah benar-benar Luring atau belum karena dapat digunakan untuk tindakan yang tidak baik oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

terima kasih

Oleh : Saya sendiri.
x

Tidak ada komentar:

Paling Banyak Dibaca Pengunjung

Nikah Siri : Ketika Negara dan Umat Gagal Memahami Islam sebagai Sistem Kehidupan

Menggugat Normalisasi Nikah Siri Nikah siri kerap dibungkus sebagai bentuk kesalehan, seolah ia bagian dari ajaran Islam yang sah dan terh...