Jika kita mengajukan sebuah pertanyaan interogasi kepada seseorang, dan kemudian orang tersebut melakukan gerakan-gerakan pada seputar wajahnya, bisa dikatakan orang tersebut telah berbohong. Namun, bagaimana bisa terjadi hal semacam itu. Begini penjelasannya.
Anda telah mengajukan pertanyaan. Pertanyaan tersebut kemudian menyebabkan kecemasan, lalu melonjak karena kesadaran bahwa jawaban yang benar akan melibatkannya dalam masalah besar. Artinya, jika seseorang akan berkata jujur setelah semua fakta tidak mendukungnya, maka inilah reaksi yang biasa dimunculkan oleh seseorang.
Pada gilirannya, hal itu memicu saraf otonom untuk melepas kecemasan tersebut. Caranya adalah dengan mengedepankan tanggapan penolakan atau menyerang atau kabur. Tubuh orang tersebut akan mengatur ulang peredaran darah ke organ-organ vitalnya dan ke kelompok otot besarnya supaya ia mampu berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, bertarung lebih keras dalam menanggapi ancaman pertanyaan.
Dari mana asalnya darah itu? Darah berasal dari daerah-daerah yang memiliki persediaan banyak pada tubuh yang untuk beberapa lama masih bisa menyumbangkan darah ke bagian yang lebih membutuhkan, biasanya pada permukaan wajah, telinga, dan ujung-ujung tangan serta kaki. Ketikda darah meninggalkan daerah-daerah itu, pengaruhnya dirasakan oleh pembuluh-pembuluh lembut yang dapat menghasilkan rasa dingin atau gatal. Tanpa disadari oleh orang tersebut, tangannya tertarik ke daerah-daerah itu, atau meremas-remas, mengusap-usap tangan sendiri. Dengan demikian Anda mendapatkan sebuah pesan kebohongan pada orang tersebut. Terima kasih.
Dikutip dari sebuah buku berjudul 'Spy The Lie'.









