Bakat Karo Tekad

Di salah satu warung kopi punya Bu Minah, ada 2 orang sahabat yang sudah lama akrab. Mereka berdua sedang ngomongin masalah bakat sama tekad sambil makan gorengan panas terus kopi item ngebul. Mantep rek.

Yuk baca kisahnya,

Guyono : "Po'yo, koe ngerti gak iklan sing nang Tv nek wayah wengi iku? celetuk Guyono, sambil menyambar kopi panas yang ada di depan lalu meminumnya."

Po'yo : "Iklan opo Yon? jawab Po'yo yang lagi kepedesan makan cabe merah yang ada di mangkok kecil di atas meja, " Bu, ini cabenya pedes yo! Biasane cabenya yang masih muda!" teriak Po'yo kepada Bu Minah.

Bu Minah : "Iya mas, lagi murah soale." jawab Bu Minah yang lagi masak gorengan.

Po'yo : "Eh, maaf Mas Yono. Ngomongin iklan opo sih mas tadi?"

Guyono : "Iku Loh, iklan Rokok sing ngomong kayak gini, 'Apa sih bakat?' terus ada adegan nganggo musik juga, terus ngomong neh, 'cuma 5 huruf buatan manusia biar kita merasa kecil, untuk matahin semangat biar kita gak berani coba sama sekali."

Po'yo : "Lah emang piye Yon? aku seneng iku narasi ne. Aku nek ngrungokno hawane yo dadi semangat loh."

Guyono : "Lah, iku sing marake semangat iku musike, Yon. Dudu narasine. Nek musike diganti musik balonku ya gak bakalan bikin semangat tho! Ngene tak kandani."

Po'yo mendekati Guyono. Ia menyeruput Kopi panasnya. Obrolan mulai serius, matahari tiba-tiba mendung. Sampah-sampah berhamburan karena angin tiba-tiba menggelebuk hebat. Bu Minah segera menghentikan aktifitasnya, mematikan kompor lalu duduk di dalam warung sambil nonton gosip di televisi.

Po'yo : "Opo sih mas!" Ucap Po'yo mengalihkan keseriusan pembaca.

Guyono : "Iku loh, masa di iklan itu dia merendahkan apa yang dinamai bakat itu. Terus lanjut, 'Bakat itu tidak dikasih, tapi diraih. Lewat keringat, darah dan ratusan jam tidur yang terlewat. Bakat itu cuman omong kosong, bakat itu saat kita tidak pernah menyerah.' pie menurutmu, Yo?"

Po'yo : "Ya, emang bener sih, kalau bakat itu bisa diraih dengan kerja keras dan dilakukan dengan tak kenal lelah."

Guyono : "Hm, nek aku yo, sing jenenge usaha, kerja keras dan tanpa lelah iku yo arane, Tekad. Nek 'Bakat' itu gawan bayi Yon, maksude sesuatu sing wis dikasih dari Allah. Kalau kamu nyanyi terus-terusan sambil ngikutin kursus, biar suaranya mirip Iwan Fals yo sampai kapan-pun gak bakalan bisa. Lah wong bakate dudu nyanyi. Nah, saiki opo pelajarane, go dewek?"

Po'yo : "Hm, kalau gitu iklan itu mengajarkan bahwa dengan kekuatan dan kerja keras kita bakalan bisa mencapai kesuksesan tanpa menghadirkan adanya Allah?"

Guyono : "Coba tak takon maring pembaca. Menurutmu gimana?"

Terinspirasi dari ceramah, Emha ainun najib ( Cak Nun ).

Tidak ada komentar:

Paling Banyak Dibaca Pengunjung

Nikah Siri : Ketika Negara dan Umat Gagal Memahami Islam sebagai Sistem Kehidupan

Menggugat Normalisasi Nikah Siri Nikah siri kerap dibungkus sebagai bentuk kesalehan, seolah ia bagian dari ajaran Islam yang sah dan terh...