Sudah Terjadi! Pemikiran Liberal

Suatu ketika berbicaralah seorang kepada pementor, namanya Lira, perempuan cantik berwajah tirus, dengan tahi lalat di dagu sebelah kiri, ia mengenakan pakaian jilbab tertutup rapi berwarna pink yang bila dipandang mata akan menawan setiap kaum adam. Perempuan itu bertanya, 

"Bu, sebenarnya konsep dosa itu seperti apa ya, Bu?"

Si Pementor diam sejenak, mengolah kata di dalam otaknya, "Bagaimana pendapatmu pribadi, Lira?" ucapnya akhirnya.

"Entah lah, Bu, yang jelas aku tuh selalu kepikiran bagaimana di akhirat, orang-orang yang telah berjasa terhadap kita nasibnya."

"Maksudnya?" Tanya si pementor penasaran.

"Ya, contohnya seperti thomas alfa edison, yang menciptakan lampu atau alexander graham bell yang menciptakan telphone. Mereka-mereka kan telah berjasa terhadap kita. Coba kita kalau gak punya lampu atau telephone di jaman sekarang, pasti kita masih terbelakang pemikirannya, Bu. Nah maka dari itu, saya itu kepikiran, gimana ya kalau semisal kita buatkan tahlilan buat mereka-mereka ini yang sudah berjasa kepada kita." terang perempuan yang katanya seorang mahasiswi jurusan kedokteran di salah satu kampus ternama.

Si Pementor tersenyum, senyumnya mengisyaratkan kepuasan batin, bahwa tugasnya ternyata sudah mendapatkan hasil. Pemikiran-pemikiran anak asuhannya sudah semakin berkembang jauh dan itu bagus. 

Cerita di atas merupakan kisah nyata. Awalnya saya-pun sempat tidak yakin akan pemikiran-pemikiran seperti ini, namun setelah terjun langsung dan bergaul bersama mereka, sadarlah saya akan orang-orang liberal ini. 

Saudara-saudara sekalian!! 

Sadarlah akan bahaya LATEN LIBERAL, yang sebenarnya sudah lama gencar di negeri ini. Mereka hendak menghancurkan islam secara tidak disadari, mereka adalah peluru dari sarang pistol si penembak, yaitu IBLIS LAKNATULLAH. 

Mereka beranggapan bahwa kebebasan berpikir adalah suatu pembaruan pemikiran yang dirasa moderat. Target utama mereka adalah Mahasiswa-mahasiswi muda yang masih fresh pemikirannya serta polos. 

Mereka-mereka yang ingin meraih sukses dengan jalan menempuh pendidikan tinggi di universitas-universitas adalah mangsanya, terlebih untuk orang-orang yang berasal dari daerah.

Pahamilah sepak terjang orang-orang Liberal dan sadar dirilah terhadap pemikiran sendiri serta lapangkan hatimu untuk menerima kekalahan, berdamailah dengan kekalahan. Bahwa hidup di dunia ini, bukan sarana untuk mendapatkan pengakuan dari manusia. Kitalah yang seharusnya mengakui bahwa satu-satunya zat yang benar adalah Allah azza wa jalla, Dialah sumber kebenaran dan kita harus mematuhi apa yang diturunkannya yaitu AL-Qur'an yang disampaikan kepada Rasulullah Muhammad SAW melalui malaikat Jibril as. 

Semoga kita selalu senantiasa dijauhkan dari sifat kemunafikan dan kemusyrikan. Aamiin, 

Bandung, Jum'at 1 Desember 2017.

-Oleh saya sendiri-


x

Tidak ada komentar:

Paling Banyak Dibaca Pengunjung

Nikah Siri : Ketika Negara dan Umat Gagal Memahami Islam sebagai Sistem Kehidupan

Menggugat Normalisasi Nikah Siri Nikah siri kerap dibungkus sebagai bentuk kesalehan, seolah ia bagian dari ajaran Islam yang sah dan terh...