Trimo : Jo, Paijo apa iya tuhan itu pencemburu?
Paijo : Memangnya kenapa Mo?
Trimo : Iya, soalnya orang-orang yang sering diskusi, mereka bilang kalau banyaknya umat islam saat ini sedikit-sedikit bawa tuhan. Bahkan sedikit banyak perpecahan di bumi ini seakan-akan mengatasnamakan tuhan sebagai pemicunya.
Paijo : Wah berat ini, tapi mari coba kita luruskan beberapa hal. Pertama Tuhan itu tidak bisa disamakan dengan makhluknya dan keilmuan tentang tuhan itu di luar batas kemampuan makhluknya, terutama kita, manusia yang senantiasa serakah.
Paijo berhenti. Kemudian teringat sesuatu,
Paijo : Eh maksudku Allah. Allah bahkan telah berfirman bahwa tidak ada yang serupa dengan-NYA, itu bisa di buka dalam QS. Asy Syura : 11. Dan kenyataan bahwa Allah itu adalah sebagai pencipta, seharusnya sudah menjadi bahan perenungan bagi kita. Bahwa tentang rasa, cemburu, bahagia, kedamaian, kebanaran dan sebagainya merupakan makhluk yang telah diciptakan oleh Allah.
Trimo mengangguk.
Paijo : Jadi, jika teman diskusimu beranggapan bahwa Tuhan itu seolah pencemburu, tidak cinta damai dan sebagai pemicu pemecah belah tentu anggapan itu keliru. Menurutku, Tuhan sebagai Yang Maha Kuasa berhak atas Kecemburuan itu. Mengapa? Nah ini yang perlu saya terangi. Bahwa Tuhan kita ini sangat cemburu jika manusia menduakan cinta-NYA dengan yang lain, mengakui kehebatan selain tuhan kita. Gitu Mo, kira-kira.
Trimo : Jadi kalau mereka beranggapan kalau tuhannya tidak pencemburu, tidak suka kedamaian, berarti tuhan kita sama mereka beda dong?
Paijo : Menurutmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar