Paijo ngomongin Pembakaran Bendera.


Gambar terkait



Paijo : Jarjit, kemarin ga ikut ngopi bareng sama Goyang Dombret ya?

Jarjit : Iya, tapi aku sudah tahu. Kan kamu yang kasih aku tahu?

Paijo : He he iya, ya.

Jarjit : Miris ya Jo?

Paijo : Loh, kenapa! bukannya bagus?

Jarjit : Kok bagus, sih?

Paijo : Ya liat aja sekarang para Netizen.

Jarjit menggaruk kepala sembari mengingat.

Jarjit : Kalau dipikir lagi, iya juga sih.

Paijo : Sekarang Netizen semakin terbuka hatinya, nambah wawasannya dan semakin cerdas karena Allah.

Jarjit : Netizennya yang mana dulu nih?

Paijo : Ya tentu, mereka yang meyakini bahwa Allah adalah Satu dan Nabi Muhammad adalah utusan-NYA.

Jarjit : Bener. Semoga semakin banyak tahu tentang ini.

Paijo : Iya, Jit. Soalnya untuk apa ya kan, kita sholat jungkir balik tiap 5 kali sehari, belum lagi kalau lagi punya hajat nambah sholat sunahnya. Itu yang tiap hari kita baca kan artinya bahwa, "Sholatku, hidupku, matiku hanya untuk Allah semata,". Pokoknya tidak ada yang lain cinta kita hanya kepada Allah. Cintaku terhadap istriku juga sama, cinta yang didasari kepada Allah. Cintaku kepada anakku, orang tuaku, guruku dan sahabatku, semua itu karena aku cinta Allah.

Jarjit : Wah... Iya Jo iya, aku juga setuju dengan kamu.

Paijo : Semoga rakyat Indonesia yang Beragama Islam semakin terang benderang hatinya mengakui ke-Esaan Allah beserta mau mengikuti dan menjalankan sunah Rasul.

Paijo : Iya, Jit. Aamiin.

sumber gambar : es.gemas-de-steven-universe.wikia.com

Tidak ada komentar:

Paling Banyak Dibaca Pengunjung

Nikah Siri : Ketika Negara dan Umat Gagal Memahami Islam sebagai Sistem Kehidupan

Menggugat Normalisasi Nikah Siri Nikah siri kerap dibungkus sebagai bentuk kesalehan, seolah ia bagian dari ajaran Islam yang sah dan terh...