Hari Gini Masih Ngeblog?
Entahlah. Kadang aku juga bertanya-tanya dalam hati: masih adakah orang yang mau membaca blog orang lain?
Judul “Blog Universe” terdengar agak angkuh memang. Tapi begitulah ide kadang hanya melintas di benak dan terasa sayang jika tidak direkam menjadi tulisan. Apalagi saat ini aku sedang duduk di depan komputer. Sebenarnya aku sendiri lupa mau ngapain. Pulang dari kegiatan malam, langsung menatap layar desktop, lalu tiba-tiba teringat tentang blog. Dan ya, terjadilah tulisan ini.
Sambil menulis, otakku masih meracik apa sebenarnya yang kumaksud dengan Blog Universe. Mungkin ide ini muncul setelah siang tadi aku menonton film Deadpool & Wolverine, ketika Deadpool melintasi waktu. Atau bisa juga kuhubungkan dengan Captain Marvel yang sendirian terbang menembus galaksi, melintasi ruang dan waktu. Pernahkah kau membayangkan betapa sepinya perjalanan itu?
Tentu saja itu fiksi, dan aku tak berharap kau mempercayainya. Namun, entah mengapa aku bisa merasakan kesepian Captain Marvel saat menjelajahi galaksi. Dari sanalah analogi ini muncul: jika blog adalah sebuah semesta lain, maka saat ini aku sedang melintasinya seorang diri. Dan kau tahu betul bagaimana rasanya berjalan sendirian di ruang yang luas dan hening.
Entah di semesta mana para blogger masih memiliki kehidupan. Aku sendiri seolah berjalan dalam kegelapan, menelusuri jalan yang tak bertepi dan tak berujung. Dalam keheningan itu, bahkan detak jantungku terasa terdengar keluar melalui pori-pori dada.
Dunia blog kini terasa semakin tertinggal. Orang-orang mungkin telah beralih ke platform lain. Atau mereka yang dulu rajin ngeblog kini sibuk dengan dunianya masing-masing. Aku sendiri contohnya, he he he. Tentu ini subjektif, sekadar perasaanku. Mungkin masih ada individu atau kelompok yang setia ngeblog, tapi mereka seperti Captain Marvel: kesepian di tengah Bima Sakti. Siapa tahu suatu hari nanti semuanya akan ramai kembali.
Inilah blogku. Kau bisa membacanya dan mendapati bahwa isinya penuh pemikiran-pemikiran absurd dari penulisnya. Tapi setidaknya aktivitas ini memiliki satu nilai lebih: menjaga kewarasanku. Sebab akhir-akhir ini tak sedikit orang yang stres karena overthinking. Jika sudah sampai ke titik itu, segalanya bisa kacau.
Sudah lama aku tak menulis. Baru kali ini, setelah beberapa bulan, aku memulainya kembali. Mudah-mudahan ke depan aku bisa lebih konsisten. Beberapa proyek buku sempat mandek karena jarang menulis. Maka anggaplah ini langkah awal. Semoga Allah meridai jalan ini.
Sebenarnya masih banyak hal yang ingin kutulis, tapi ideku malam ini baru sampai di sini. Mungkin di lain waktu, dengan judul yang berbeda, aku akan melanjutkannya.
Terima kasih sudah mau membaca sampai akhir.
Semoga kamu bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar