Assalamu'alaikum wr.wb,
Alhamdulillah, bisa up date juga bagian ini, "Ngobrolin Film Detektif". Sebenarnya kenapa saya mau bahas film "DRISHYAM" ini, karena beberapa jam yang lalu, tepatnya pukul 18.40, saya meminta kepada anggota Grup Penulis yang saya ikuti untuk mereferensikan film Detektif. Sebelumnya ada satu orang mereferensikan film Warkop DKI, 'Pintar-Pintar Bodoh', kemudian dia mereferensikan lagi film yang akan saya bahas ini.
Sebagai orang yang suka dengan film-film berat seperti mysteri, detective, thriller mysteri dan sebagainya, jika ada yang mereferensikan film bagus, pasti akan saya tonton. Jika pembaca di sini juga pernah menonton film-film bertemakan seperti yang saya sebutkan tadi, tolong share ya di kolom komentar. Terima Kasih.
Biasanya, kebanyakan film Detektif, pasti yang jadi aktor utamanya pasti detektif itu sendiri. Nah, kalau di film Drishyam ini, justru sebaliknya. Kekuatan ceritanya ada pada pelaku.
Pada menit-menit awal, kita akan disuguhkan dengan kondisi kehidupan Vijay ini, si aktor utamanya. Dari mulai kesehariannya di pekerjaanya, maksud saya di tempat usahanya, yaitu pemasangan TV kabel, kalau saya bisa sebut seperti itu. Lalu kehidupan sosialnya, bergaul dengan orang-orang disekitar kota dengan sering mengunjungi rumah makan yang berada di seberang kantor polisi.
Kemudian beralih pada kehidupan keluarganya yang damai sentosa itu. Dalam film ini, Vijay memiliki 2 orang anak perempuan, satu anak angkat yang sudah gadis dan satu masih di bawah 10 tahun. Menurutku mereka keluarga yang harmonis.
Vijay dikisahkan merupakan seorang anak yatim piatu, sehingga ketika melihat Anju, anak pertamanya yang ia temukan di dekat tempat sampah, lalu mengadopsinya secara resmi. Kebaikan hatinya ini tentu dapat diterima oleh setiap orang di kota Goa, sehingga setiap omongannya selalu dipercaya.
Vijay ini, suka sekali menonton film, sampai-sampai adegan-peradegan ia juga mengingatnya. Di tempat kerjanyalah ia sering menonton film itu, yang di tempat itu juga ia mempunyai karyawan muda bernama mose. Laki-laki kurus yang sering kelupaan saat sedang mendapatkan tugas oleh VIjay.
Saat memasuki adegan di rumah makan itu, Vijay mendengar dari pemilik kedainya, bahwa kakek-nenek yang sedang terduduk di tengah ruangan itu sedang mengalami nasib buruk terkait kondisi anaknya yang telah diambil paksa karena suatu urusan hutang. Kemudian, mendengar berita itu, Vijay, tiba-tiba teringat tentang suatu informasi mengenai proses peradilan yang dapat menggugat perusahaan di mana mereka menculik anak ke dua pasangan tua itu. Vijay berbicara sama pesis dengan yang ia tonton di film. Saat itulah, saya mulai meyakinkan diri, bahwa harus menuntaskan film ini.
Setiap film pasti ada kubu baik dan jahat. Termasuk pada film ini, Vijay mempunyai rival di tempatnya biasa nongkrong, yaitu seorang inspektur polisi korup yang suka pungli, bernama Gaitonde. Laki-laki bertubuh gempal berwarna hitam ini memang sangat menjengkelkan sebab kelakuannya ini sudah diluar batas kemanusiaaan.
Adegan berikutnya, ketika Anju, anak pertama VIjay ikut berkemah dari sekolahnya, ia bertemu dengan Sam, pemuda jahil yang Omesh. Meskipun merupakan anak Jendral, kelakuannya ini biadab, sebab menshoot kegiatan Anju saat sedang mandi di kamar mandi umum. Setelah mendapatkan videonya, Sam menggunakan itu untuk memeras anak dan istri Vijay.
Pada malam hari, sesuai kesepakatan yang dibuat oleh Sam, untuk memanfaatkan Anju dengan video itu, tiba-tiba sebuah tragedi terjadi. Dengan khilaf, Anju memukul Sam hingga meninggal. Selepas itu, mereka mengubur mayat Sam di pekarangan rumah.
Pada pagi hari, Vijay datang dan mendapati kondisi rumah dan isinya berdarah-darah. Mereka kebingungan dan tidak tahu berbuat apa. Namun, Vijay yang laki-laki bertanggung jawab pada keluarga. Berdasar film-film yang ia tonton, ia mulai memainkan sebuah permainan logikanya.
Seorang anak DOan kelas 4SD ini ternyata memiliki kemampuan memori yang sangat menakjubkan.
Ia memanfaatkan setiap informasi yang ia dapatkan dari film-film serta perjumpaannya dengan adik iparnya yang bekerja di dinas sosial, untuk merencanakan sebuah penghilangan barang bukti dari korban. Ia berhasil merencanakan semuanya dengan sangat sempurna, permainan waktu dan logika-logika memori yang mungkin ia pelajari dari film-film detektif digunakannya untuk mengelabui kepolisian agar tidak bisa melacak keberadaan Sam, yang ternyata merupakan seorang Inspektur kejam dan selalu menggunakan kekerasan untuk mendapatkan sebuah informasi, meskipun yang dikatakan oleh tertuduh adalah benar. Dia akan mencari celah agar informasi itu keluar.
Pada saat akan menghilangkan jejaknya, rupanya musuhnya, si Gaitonde sempat memergoki aktivitas Vijay. Dan dengan informasi itu dia meyakinkan kepada sang Jendral bahwa Vijay ini adalah pelakunya.
Tugas berat bagi Vijay untuk membuat sebuah skenario yang apik agar keluarganya selamat dari jeratan hukum meskipun nyawa taruhannya.
Bagaimana caranya agar Vijay dan keluarganya lolos dari jeratan Hukum? Bagaimana juga upaya kepolisian untuk menemukan Sam, yang merupakan anak si Jendral cantik namun kejam itu? Akankah keduanya mendapatkan solusi? Lalu bagaimana polisi menyelesaikan kasusnya, apakah mereka berhasil? Tonton aja dech!
Film drama kriminal dan misteri ini memiliki rating yang cukup tinggi di beberapa situs film online dan juga IMDB, yang digadang-gadang sebagai sumber informasi movie yang terpercaya bertaraf internasional.
Bagi para penulis-penulis cerita kriminal, misteri, dan detektif, wajib menurut saya nonton film ini, sebab kita bisa mengambil ilmu dari si VIjay, bagaimana menyembunyikan alibinya dengan struktur yang apik dan tidak mudah diketahui oleh kepolisian.
Misalkan nih, kasusnya dilanjutkan dan korban ditemukan, VIjay tetap tidak akan dihukum terlalu lama, sebab ini bukanlah sebuah kejahatan terencana, sebab korban meninggal karena kepanikan dan amarah. Sedangkan peran Vijay adalah menyembunyikan Si Pelaku.
Terakhir, ini film menurutku nilainya 8.5, dari 10 bintang. Wajib bagi yang suka nonton film mikir.
*tambahan, di awal-awal, saya seperti mendengar lagu Iwan Fals yang judulnya IBU. he he he.
Sekian, wassalamu'alaikum wr.wb.




4 komentar:
Film yang bagus? Wani piro?
Wow, keren juga ini.
Btw blog baru ya Fariz?
wkwkwkwk Woy, ada kahlian di sini ternyata. wkwkw
Saya suka menyendiri di rumah saya yang kecil ini. Sayang tidak ada Kopi Hitam.
Soal Film, aku njaluk judule ae, Mas. he he
Thank You @ftrohx,
Iya Baru, yang lama harus maintenance, jadi males soalnya jarang dibuka, tapi saya berhasil mengambil beberapa artikelnya, buat dicopiin di sini.
Posting Komentar